Sedang memuat. Harap tunggu.

OBAGI Medical Bahas Pendekatan Hiperpigmentasi Terkini dalam Lunch & Learn Roadshow di Bandung

09 Oct, 2026

Bandung, 27 September 2026 – Melanjutkan rangkaian OBAGI Medical Lunch & Learn: Advancing the Science of Skin Health, OBAGI Medical Indonesia kembali menghadirkan edukasi ilmiah bagi komunitas dermatologi di Bandung melalui kolaborasi bersama PERDOSKI Bandung. Sesi kali ini mengangkat topik hiperpigmentasi, membahas perkembangan pemahaman mengenai pigmentasi serta pendekatan dalam penanganannya.

 

Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara utama, yaitu dr. Diah Puspitosari, Sp.D.V.E., Subsp.D.K.E., FINSDV., FAADV serta dr. Adhimukti Tathyahita Sampurna, Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K., FINSDV., FAADV, dan dimoderatori oleh dr. Adv. Sri Dwiyanti, Sp.D.V.E., S.H., M.H., FINSDV., FAADV.

 

 

Dalam sesi Hyperpigmentation Update: Current Perspectives and Emerging Approaches, dr. Diah membahas bahwa hiperpigmentasi, khususnya melasma, dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor.

 

“Hiperpigmentasi, khususnya melasma, bukan hanya tentang produksi pigmen pada kulit. Ada berbagai faktor yang dapat memengaruhinya, sehingga pendekatan perawatannya juga perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Perlindungan kulit dari sinar matahari, termasuk visible light, menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan untuk membantu menjaga hasil perawatan dalam jangka panjang,” jelas Diah Puspitosari, dr., Sp.D.V.E., Subsp.D.K.E., FINSDV., FAADV.

 

 

Dalam penanganannya, hydroquinone dan kombinasi triple therapy masih menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan. Namun, perkembangan pilihan perawatan juga memberikan alternatif non-hydroquinone, seperti Vitamin C & Alpha Arbutin yang lebih aman untuk segala jenis kulit.

 

Melanjutkan pembahasan dari sisi praktik klinis, dr. Adhimukti Tathyahita Sampurna, Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K., FINSDV., FAADV melalui sesi Managing Hiperpigmentasi: Clinical Cases and Practical Insights membahas pentingnya menyesuaikan pendekatan dengan kondisi setiap pasien.

 

“Setiap pasien memiliki kondisi kulit dan kebutuhan yang berbeda, sehingga penanganan hiperpigmentasi tidak bisa disamakan untuk semua orang. Dalam praktiknya, kita dapat mempertimbangkan kombinasi perawatan seperti topical agents, perlindungan terhadap sinar matahari, maupun prosedur sesuai dengan kondisi pasien. Yang tidak kalah penting adalah konsistensi perawatan dan edukasi pasien agar hasilnya dapat dipertahankan dalam jangka panjang,” ujar dr. Adhimukti Tathyahita Sampurna, Sp.D.V.E., Subsp.O.B.K., FINSDV., FAADV.

 

 

Sejalan dengan pembahasan mengenai pendekatan yang lebih menyeluruh dalam menangani hiperpigmentasi, OBAGI Medical menghadirkan NU-DERM FX® System, rangkaian perawatan yang dirancang untuk membantu memperbaiki tampilan hiperpigmentasi dan uneven skin tone. Dengan kandungan bahan aktif 7% Arbutin serta Vitamin C sebagai bahan utama, rangkaian ini bekerja secara komplementer untuk membantu kulit tampak lebih cerah merata serta sehat dalam jangka Panjang.

 

Melalui rangkaian OBAGI Medical Lunch & Learn: Advancing the Science of Skin Health, OBAGI Medical yang didistribusikan secara esklusif oleh idsMED Aesthetics Indonesia terus mendukung pertukaran pengetahuan dan diskusi bersama komunitas dermatologi di berbagai wilayah Indonesia. Setelah Bandung, rangkaian roadshow akan berlanjut ke beberapa kota lainnya, seperti Makassar, Medan, dan Surabaya dengan kembali menghadirkan pembahasan mengenai perkembangan ilmu dan pendekatan dalam mendukung skin health.

 

Bagikan artikel ini


Berita Terkait

Whatsapp Icon